Home » , » Kertosono Tempoe Doeloe (Kertosono Tempo Dulu)

Kertosono Tempoe Doeloe (Kertosono Tempo Dulu)

Written By Ilham abi manyu on 8.04.2012 | 12:30


Suasana upacara ketika di kaudanan (Kecamatan)
     Ini dia salah satu sejarah kota yang berhasil saya rangkum dari beberapa bulan yang lalu setelah kemarin saya membuat artikel tentang suasana mengenaskan icon kota kertosono. Kertosono adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kertosono terletak di pintu gerbang Kabupaten Nganjuk sebelah timur, dan di lintasi oleh jalan utama di Jawa Timur. Wilayah Kertosono sangat strategis karena Kertosono terdapat di pesimpangan jalur utama Surabaya – Jakarta dan jalur menuju Kediri – Tulungagung. Lebih tepatnya berada di 19km dari Jombang, 23km dari Nganjuk, dan 23km dari Kediri.
Kecamatan Kertosono sudah terkenal di daerah Jawa Timur karena bisa dibilang sebagai tempat atau gerbang perekonomian di Kota Nganjuk. Kertosono pada tahun 1970’an puncak kejayaan dimana infrastruktur jalan sudah baik dan terdapat jembatan yang sekarang kita kenal sebagai “Jembatan Lama”. Jembatan Lama ini adalah jembatan yang dibangun oleh pemerintah Belanda yang pada saat itu merupakan jembatan yang bertaraf internasional di jawa Timur. 

  Jembatan ini menghubungkan Nganjuk dengan Jombang dan Kediri. Jembatan ini melintang di Sungai Brantas. Jembatan ini dulu sangat terkenal dikarenakan banyak syuting – syuting film yang mengambil tempat disana dan banyak pula arti jaman dahulu mengagumi keindahan jembatan ini. Tidak hanya di bidang infrastruktur tetapi juga di dalam perekonomian Kertosono diakui sebagai pusat perekonomian Kabupaten Nganjuk sampai sekarang terbukti di pasar Kertosono. Dulu merupakan pusat segala bahan kebutuhan pangan daerah Nganjuk, hampir – hampir seluruh daerah Nganjuk mengambil barang dari Pasar Kertosono untuk dijual lagi dikarenakan pada jaman dulu pasar ini terkenal dengan pasar dengan barang berkualitas dengan harga miring. 

Suasana upacara di SMAN 1 Kertosono ketika tempo dulu.
Terminal Kertosono Lama, terminal ini dahulu merupakan terminal teramai ke dua di Jawa Timur. Terminal Kertosono ini merupakan pertemuan tiga arah, yaitu Jalan Surabaya, Jogja dan Kediri. Terminal ini sangat ramaidan hampir tidak pernah sepi. Terminal ini merupakan saksi bisu dari kebesaran kertosono pada jaman dahulu. Pendidikan di Kertosono semakin maju dan berkembang. Dulu SLTP Negeri hanya ada dua, SMPN 1 Kertosono dan STN (Sekolah Teknik Negeri). Kemudian didirikan SMPN 2 Kertosono, selanjutnya SMPN 3 Kertosono, beberapa tahun kemudian SMPN 4 dan SMPN 5 Kertosono. Begitu pula dengan SLTA Negeri yang hanya SMAN 1 Kertosono, SPG, dan STMN di Kertosono.
Suasana karnaval di Kota Kertosono Tempoe dulu
Tetapi kemudian SPG dan STMN ditiadakan di Kertosono. Dengan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, di Kertosono yang hanya kota kecil ini, tumbuh pula sekolah – sekolah swasta kejuruan dan didirikan pula RSBI dan SBI untuk sekolah negeri. Selain itu didirikan pula sekolah kebidanan dan keperawatan yang mahasiswanya banyak dari luar kota. Dimar & Deni 4.5
Share this article :
 
Support : Google | Facebook | Twitter
Copyright © 2011. Portofolio Ilham Abi Manyu | Official Webblog - All Rights Reserved
Template Development by Ilham Abi Manyu Create by Mas Template
Proudly powered by Blogger